Breaking News
KESDAM ISKANDAR MUDA MELAKSANAKAN MENEMBAK TRIWULAN IV TA. 2017 DILAPANGAN TEMBAK RINDAM IM

KESDAM ISKANDAR MUDA MELAKSANAKAN MENEMBAK TRIWULAN IV TA. 2017 DILAPANGAN TEMBAK RINDAM IM


KESDAM ISKANDAR MUDA MELAKSANAKAN MENEMBAK TRIWULAN IV TA. 2017 DILAPANGAN TEMBAK RINDAM IM 
======================================================





Banda Aceh – Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit dibidang menembak, Seluruh Personel militer Kesdam Iskandar Muda melaksanakan latihan menembak senjata ringan triwulan IV TA. 2017 yang terdiri dari senjata pistol dan senapan laras panjang yang bertempat di Lapangan tembak Rindam IM yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 21 s/d 22 Desember 2017.

                                        

Latbakjatri Triwulan IV TA.2017 terbagi atas dua kegiatan yakni, menembak pistol jarak 25 meter dengan munisi 15 (5 munisi tembakan koreksi  dan 10 munisi tembakan penilaian) dan menembak senjata larang panjang M-16 jarak 100 meter dengan munisi 18 ( 8 munisi tembakan koreksi 10 munisi tembakan penilaian sikap tiarap).

                                      



Tujuan yang dicapai dalam latihan menembak ini adalah untuk  memelihara dan meningkatkan profesionalisme keprajuritan bagi seluruh anggota agar mampu mencapai standar kualitas yang diharapkan. Sedangkan sasaranya, kepada seluruh prajurit Kesdam IM untuk tercapainya kemampuan perorangan dalam menembak senjata ringan dengan mencapai tingkat memahami dan mampu dalam senapan dan pistol.

                                      




Menembak senjata ringan ini sudah dikenalkan sejak calon prajurit mengikuti pendidikan pembentukan di lembaga lembaga pendidikan militer baik Pendidikan pembentukan Tamtama, Bintara dan Perwira.

Danlat Mayor Ckm Suryanata Triputra pada kesempatan tersebut memberikan penekanan kepada prajuritnya untuk serius dan berhati hati dalam berlatih serta mengikuti intruksi dari pelatih maupun pengawas latihan karena munisi yang digunakan merupakan munisi tajam, sehingga tidak ada kesalahan yang dilakukan oleh perorangan dan menimbulkan kerugian personel.

  

"JANGAN SEKALI-SEKALI MELUPAKAN SEJARAH, KARENA BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG  MENGHARGAI JASA PARA PAHLAWANNYA"