Breaking News
SIDANG PANTUKHIR PEMILIHAN CALON BINTARA PK TNI AD PULAU TERLUAR TA 2017 KODAM IM

SIDANG PANTUKHIR PEMILIHAN CALON BINTARA PK TNI AD PULAU TERLUAR TA 2017 KODAM IM






Banda Aceh - Pemilihan calon peserta Bintara PK TNI AD pulau terluar tingkat pusat merupakan salah satu proses dalam memilih calon Bintara yang memenuhi syarat berdasarkan seleksi dan pemeriksaan, yang meliputi aspek, administrasi, jasmani, kesehatan, mental ideologi dan psikologi. Setelah melalui serangkaian test pemeriksaan dan pengujiaan, calon siswa Bintara PK TNI AD pulau terluar telah sampai ditahap sidang pantukhir tingkat pusat (SUBPANPUS). Sidang pantukhir ini dilaksanakan di Aula Rindam Iskandar Muda yang dipimpin langsung oleh Wakil Sementara Pandam IM Brigjen TNI Rahmat Pribadi. Sidang pantukhir ini dihadiri oleh Irdam Iskandar Muda, Danrindam Iskandar Muda, Asintel Kasdam Iskandar Muda, KA Ajendam Iskandar Muda, Kakesdam Iskandar Muda, Tim PSIAD dan Pengawas dari MABESAD. (06/09)



Jumlah calon siswa Bintara PK TNI AD pulau terluar yang mengikuti sidang pantukhir berjumlah 40 orang. Sebanyak 20 orang calon siswa Bintara yang dinyatakan lulus dalam sidang pantukhir Bintara PK TNI AD pulau terluar TA. 2017 tingkat pusat (SUBPANPUS). Calon siswa yang dinyatakan lulus akan mengikuti pendidikan di Rindam Iskandar Muda pada tanggal 29 September 2017 selama lima bulan dan akan dilatih pengetahuan dan dasar-dasar kemiliteran oleh guru militer dan pelatih.


Pemilihan calon prajurit ini diperoleh dari calon Bintara PK TNI AD yang memiliki kualitas yang baik di bidang intelektual, kepribadian maupun jasmani. Brigjen TNI Rahmat Pribadi mengatakan untuk pemilihan calon prajurit Bintara dilaksanakan secara objektif, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam rencana pelaksanaan pemilihan Caba PK TNI AD pulau terluar. Diharapkan pemilihan ini agar menghasilkan calon-calon prajurit yang berkualitas yang akan melaksanakan tugasnnya sebagai TNI AD dengan baik, khususnya untuk pulau terluar di Kodam Iskandar Muda.




"JANGAN SEKALI-SEKALI MELUPAKAN SEJARAH, KARENA BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG  MENGHARGAI JASA PARA PAHLAWANNYA"